Penelitian ini mencoba menjelaskan pola pengembangan
tema pada abstrak yang ditulis oleh mahasiswa Program Studi
Sastra Inggris, FBIB Unisbank Semarang. Datanya, 12 abstrak
yang diperoleh dengan sampling acak, dianalisis berdasarkan teori
pengembangan tema yang dikemukakan oleh Danes (1974), dan
hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa menerapkan pola
pengembangan tema Theme Derived (36%) dan Simple Linier
(33%). Penelitian ini juga mencoba menjelaskan bagaimana
mahasiswa mengemas konten atau pesan dengan menggunakan
teori speech function, dan hasilnya menyatakan bahwa pesan atau
isi abstrak skripsi tulisan mahasiswa dikemas dengan speech
function berkategori Representatives (93%) dan Directives (7%).
Implikasinya adalah mahasiswa piawai dalam menulis abstrak,
setidaknya dari dua sudut pandang, yaitu pengembangan tema dan
penerapan tindak tutur atau speech function. Namun untuk
memberikan justifikasi apakah abstrak berbahasa Inggris karya
mahasiswa telah memenuhi standar penulisan abstrak, penelitian
lanjutan mengenai penulisan abstrak perlu dilakukan utamanya
yang terkait dengan schematic structure dan thought pattern.
Harapannya kajian tentang abstrak akan lebih komprehensif dan
dapat digunakan sebagai acuan untuk memberikan pembelajaran
mengenai penulisan abstrak yang baik, khususnya bagi mahasiswa
FBIB Unisbank Semarang