REKAYASA SISTEM INFORMASI PENENTUAN KEMISKINAN
MENURUT BPS DENGAN MODEL SINGLE-CRITERIA DAN
MULTI-CRITERIA
Tidak Tersedia Deskripsi
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
:
.,
2011
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
004
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Permasalahan kemiskinan merupakan agenda penting yang perlu segera
ditangani oleh semua pihak terutama pemerintah. Namun begitu kesulitan yang
terjadi karena hingga saat kedala yang dihadapi adalah belum adanya data yang
valid tentang jumlah dan indikator kemiskinan itu sendiri. Salah satu indikator yang
direkomendasikan adalah data indikator yang digunakan oleh BPS. Namun demikian
ternyata proses pengolahan indikator BPS yang dijadikan criteria kemiskinan masih
terdapat kesulitan untuk proses penyajian informasi dan pelaporannya. Kesulitan
yang didapat adalah BPS tidak dapat dengan segera menyajikan informasi atau
membuat pelaporan tentang permintaan data warga miskin berdasarkan nama dan
alamat (by name & by address) dengan cepat padahal informasi tersebut diperlukan
segera. Begitu juga BPS belum dapat memberikan informasi tentang suatu daerah
atau tempat terdapat dominan kemiskinan yang disebabkan oleh indikator apa saja,
sehingga menyulitkan TKPK untuk program penangguangan Kemiskinan di suatu
daerah.
Penelitian ini akan memberikan model solusi pengolahan data dan penyajian
informasi dan pelaporan tentang Kemsikinan pada suatu daerah atau tempat
berdasarkan indictor atau criteria yang ditentukan oleh BPS baik secara single
kriteria maupun multi criteria. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan
action research dan pengembangan sistem informasi dengan model SDLC. Metode
ini akan dilakukan agar nantinya dapat mendapatkan hasil pengolahan dan
penyajian informasi yang berbasis teknologi informasi yang efektif dan efisien. Hasil
penelitan ini adalah dapat menentukan pengolahan data, pencarian data, dan
penyajian informasi dan pelaporan tentang criteria miskin baik secara single kreteria
maupun multi criteria yang ditentukan BPS secara cepat, tepat, murah, dan mudah
diakses oleh stagholder.