Penelitian ini meneliti mengenai mekanisme corporate governance,
manajemen laba dan kinerja keuangan ( studi pada perusahaan manufaktur go
publik tahun 2007-2009). Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan
sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode
pengamatan penelitian dilakukan dari tahun 2007-2009. Menerbitkan laporan
keuangan dari tahun 2007-2009, memiliki data mengenai kepemilikan
intitusional, kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen dan ukuran
dewan komisaris
Tidak adanya pengaruh kepemilikan institusional perusahaan bernilai
negatif dan tidak signifikan terhadap Discretionary Accruals. Tidak adanya
pengaruh kepemilikan manajerial bernilai positif dan tidak signifikan terhadap
discretionary accruals. Tidak adanya pengaruh proporsi dewan komisaris
independen bernilai positif dan tidak signifikan terhadap discretionary accruals
atau manajemen laba. Tidak adanya pengaruh ukuran dewan komisari
perusahaan bernilai positif dan tidak signifikan terhadap discretionary accruals
atau manajemen laba. Adanya pengaruh ukuran manajemen laba atau
discretionary accruals perusahaan bernilai positif dan signifikan terhadap kinerja
keuangan. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin besar atau banyak nilai
manajemen laba perusahaan maka akan menjamin perusahaan mempunyai
kinerja keuangan yang baik yang dimiliki oleh perusahaan
Kata Kunci : manajemen laba, kepemilikan intitusional, kepemilikan manajerial,
dewan komisaris independen dan ukuran dewan komisaris, kinerja
keuangan